Menantea Bangkrut? Ini Pelajaran Bisnisnya dan Kisaran Modal Usaha Minuman Teh Kekinian Seperti Menantea di Tahun 2026

Apa Itu Menantea? Brand Teh Kekinian yang Pernah Viral di Indonesia

Menantea adalah brand minuman teh kekinian yang didirikan oleh Jerome Polin dan Jehian Panangian Sijabat. Brand ini sempat menarik perhatian pasar karena menggabungkan kekuatan branding influencer, konsep menu yang unik, serta strategi promosi digital yang agresif. Dalam waktu singkat, Menantea berkembang pesat dan dikenal luas oleh pasar anak muda Indonesia.

Pada masa awal pertumbuhannya, Menantea memiliki daya tarik yang kuat karena tampil berbeda dibanding brand minuman lain. Nama brand mudah diingat, konsep visualnya menarik, dan kekuatan promosi dari figur publik membuat brand ini cepat dikenal. Inilah yang membuat banyak orang mulai penasaran dan bertanya apakah bisnis seperti Menantea bisa ditiru atau bahkan dijadikan referensi untuk membuka usaha minuman sendiri.

Secara konsep, Menantea bermain di segmen minuman teh modern, khususnya fruit tea dan minuman dengan topping yang disukai pasar muda. Produk seperti ini memang punya pasar luas karena mudah dijual, harga relatif terjangkau, dan bisa masuk ke berbagai lokasi seperti ruko, booth, pinggir jalan, hingga area kampus.

Kisaran Modal Membuka Usaha Minuman Seperti Menantea

Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah: berapa modal untuk membuka usaha seperti Menantea? Jawabannya tergantung pada skala usaha, konsep outlet, lokasi, dan kualitas branding yang ingin dibangun. Namun, kalau bicara usaha minuman teh kekinian dengan standar yang layak, ada gambaran modal yang cukup realistis.

Estimasi Modal Usaha Minuman Teh Kekinian Skala Booth atau Ruko Kecil

Berikut gambaran umum biaya yang biasanya perlu disiapkan:

  • Sewa tempat: Rp15.000.000 – Rp40.000.000
  • Renovasi dan interior: Rp20.000.000 – Rp60.000.000
  • Peralatan usaha: Rp15.000.000 – Rp30.000.000
  • Bahan baku awal: Rp5.000.000 – Rp10.000.000
  • Branding dan perizinan: Rp3.000.000 – Rp7.000.000
  • Gaji karyawan dan operasional awal: Rp10.000.000 – Rp20.000.000

Total estimasi modal: sekitar Rp70 juta – Rp160 juta.

Kalau lokasi usaha berada di mall atau kawasan premium, modal ini bisa naik jauh lebih besar karena sewa, deposit, dan interior akan memakan biaya lebih tinggi. Untuk outlet dengan standar visual yang lebih premium, angka modal bisa menyentuh Rp200 juta – Rp400 juta.

Kenapa Modal Usaha Minuman Bisa Berbeda-Beda?

Karena bisnis minuman bukan cuma soal resep. Biaya terbesar justru sering datang dari hal-hal seperti lokasi, desain outlet, peralatan, dan biaya operasional bulanan. Banyak orang berpikir usaha minuman hanya butuh mesin sealer dan bahan baku, padahal kenyataannya, yang menentukan bertahan atau tidak justru ada di sistem bisnisnya.

Kalau ingin membangun usaha minuman yang benar-benar terlihat profesional, Anda perlu memikirkan tampilan booth, identitas brand, kualitas kemasan, SOP racikan, hingga strategi promosi. Semua itu berpengaruh langsung terhadap kebutuhan modal awal.

Kenapa Menantea Bisa Bangkrut?

Banyak orang mengira sebuah brand tutup hanya karena produknya tidak enak. Padahal, dalam dunia bisnis F&B, penyebab brand gagal biasanya jauh lebih kompleks. Kasus Menantea bisa dilihat sebagai contoh bahwa viralitas dan popularitas tidak selalu berbanding lurus dengan keberlanjutan bisnis.

1. Ekspansi yang Terlalu Cepat

Salah satu penyebab paling umum dalam bisnis F&B adalah ekspansi terlalu agresif. Ketika sebuah brand tumbuh sangat cepat, sistem operasionalnya sering kali belum benar-benar siap. Outlet bertambah, biaya bertambah, kebutuhan kontrol kualitas naik, tetapi kesiapan manajemen belum tentu sejalan.

Masalah ekspansi cepat biasanya muncul dalam bentuk:

  • Kualitas produk mulai tidak konsisten
  • Biaya operasional membengkak
  • Pengawasan cabang sulit dilakukan
  • SDM tidak selalu siap mengikuti pertumbuhan

Dalam bisnis, pertumbuhan yang terlalu cepat justru bisa menjadi beban jika fondasinya belum kuat.

2. Persaingan Industri Minuman Sangat Ketat

Pasar minuman kekinian di Indonesia sangat padat. Brand seperti Mixue, Chatime, Haus!, Xi Bo Ba, Teazzi, Street Boba, dan banyak brand lokal lain bermain di kategori yang sama. Semua berlomba menawarkan harga, rasa, promo, dan konsep visual yang menarik.

Dalam kondisi seperti ini, brand harus punya keunggulan yang benar-benar kuat. Kalau tidak, konsumen akan mudah pindah ke brand lain yang lebih murah, lebih dekat, atau lebih sering kasih promo.

Bisnis minuman memang terlihat mudah masuk, tetapi justru karena hambatan masuknya rendah, persaingannya jadi lebih kejam.

3. Produk Mudah Ditiru

Ini salah satu tantangan terbesar usaha minuman. Secara umum, minuman seperti fruit tea, milk tea, atau teh topping relatif mudah ditiru. Bahan bakunya tersedia di banyak tempat, metode racikannya bisa dipelajari, dan tren menu cepat menyebar.

Kalau sebuah brand hanya mengandalkan produk tanpa membangun sistem bisnis dan diferensiasi yang kuat, maka keunggulannya tidak akan bertahan lama. Konsumen bisa menemukan produk serupa dengan harga lebih murah di tempat lain.

4. Biaya Operasional yang Terus Jalan

Bisnis outlet punya biaya tetap yang tidak bisa berhenti hanya karena penjualan sedang turun. Contohnya:

  • Sewa tempat
  • Gaji karyawan
  • Listrik dan air
  • Bahan baku
  • Perawatan alat
  • Promosi

Kalau penjualan mulai melambat, sementara biaya tetap tinggi, maka margin keuntungan akan tertekan. Dalam jangka menengah, ini bisa membuat bisnis tidak sehat.

5. Viral Bukan Berarti Sustain

Menantea adalah contoh brand yang sempat sangat viral. Namun, dalam bisnis, viral hanyalah pintu masuk, bukan jaminan keberhasilan jangka panjang. Yang menentukan umur sebuah brand justru adalah:

  • Kekuatan operasional
  • Konsistensi kualitas
  • Efisiensi biaya
  • Ketahanan menghadapi kompetisi
  • Kemampuan membaca perubahan pasar

Banyak brand besar terlihat kuat di permukaan, tetapi ternyata rapuh di belakang layar karena sistemnya belum matang.

Pelajaran Bisnis dari Kasus Menantea

Dari sisi bisnis, ada beberapa pelajaran penting yang bisa diambil dari kasus Menantea.

  • Branding kuat itu penting, tapi tidak cukup. Bisnis tetap harus ditopang sistem operasional yang sehat.
  • Ekspansi harus bertahap. Jangan buru-buru membesarkan bisnis sebelum fondasi internalnya kuat.
  • Diferensiasi harus jelas. Kalau produk mudah ditiru, brand harus unggul di aspek lain seperti pelayanan, lokasi, atau efisiensi.
  • Cashflow lebih penting dari viralitas. Brand yang sering dibicarakan belum tentu sehat secara finansial.
  • Bisnis yang baik adalah bisnis yang konsisten untung. Bukan sekadar ramai di awal.

Artinya, kalau Anda ingin membuka usaha minuman seperti Menantea, fokusnya jangan hanya pada tampilan dan tren. Yang lebih penting adalah membangun model usaha yang realistis, efisien, dan bisa bertahan.

Apakah Usaha Sejenis Menantea Masih Menarik?

Jawabannya: masih sangat menarik, asalkan konsep dan pengelolaannya tepat.

Bisnis minuman teh kekinian masih punya pasar yang luas karena:

  • Target market besar
  • Harga jual relatif terjangkau
  • Bisa dijalankan di banyak lokasi
  • Cocok untuk model booth maupun ruko kecil
  • Produk mudah diterima konsumen

Namun, pelaku usaha sekarang harus lebih cerdas. Tidak cukup hanya ikut tren. Harus ada perhitungan modal, pengelolaan operasional, dan pemilihan brand yang tepat bila ingin masuk lewat sistem kemitraan.

Alternatif Usaha Sejenis Menantea

Kalau Anda tertarik membuka usaha minuman seperti Menantea, ada beberapa brand sejenis yang bisa dipertimbangkan sebagai alternatif usaha. Dua nama yang relevan untuk dilihat adalah Holytea dan Sejatea.

Holytea

franchise hollytea

Holytea merupakan salah satu brand minuman teh kekinian yang menawarkan konsep modern, visual yang menarik, dan produk yang cukup dekat dengan selera pasar minuman saat ini.

Keunggulan brand seperti Holytea biasanya ada pada:

  • Produk mudah diterima pasar
  • Konsep visual modern
  • Cocok untuk area sekolah, kampus, dan perumahan
  • Bisa dimainkan pada segmen harga menengah

Bagi calon mitra atau calon pemilik usaha, brand seperti Holytea menarik karena masuk ke kategori usaha minuman yang market-nya masih hidup dan masih relevan dengan tren konsumsi masyarakat.

Sejatea

franchise sejatea

Sejatea adalah alternatif lain untuk usaha minuman teh kekinian. Brand seperti ini biasanya lebih cocok untuk pasar yang menginginkan minuman dengan positioning yang ringan, familiar, dan mudah dijual di berbagai area.

Keunggulan usaha seperti Sejatea antara lain:

  • Operasional relatif sederhana
  • Produk lebih mudah dipahami pasar
  • Bisa berjalan di lokasi ruko, booth, atau pinggir jalan
  • Lebih fleksibel untuk skala UMKM

Kalau target Anda adalah membuka usaha yang tidak terlalu rumit dari sisi operasional, maka konsep seperti ini bisa lebih realistis untuk dipertimbangkan.

Kesimpulan

Menantea pernah menjadi salah satu brand minuman teh kekinian yang sangat dikenal di Indonesia. Brand ini tumbuh cepat karena kekuatan promosi, branding, dan momentum tren pasar. Namun, dari sisi bisnis, pertumbuhan cepat tanpa fondasi operasional yang benar-benar kuat bisa menjadi risiko besar.

Kalau dilihat dari sisi peluang usaha, bisnis minuman seperti Menantea masih tetap menarik untuk dijalankan. Kisaran modal usaha minuman teh kekinian umumnya berada di angka Rp70 juta sampai Rp160 juta untuk skala booth atau ruko kecil, dan bisa lebih besar untuk konsep premium.

Bagi Anda yang tertarik membuka usaha sejenis, pilihan seperti Holytea dan Sejatea bisa menjadi alternatif yang layak dipertimbangkan. Yang terpenting, jangan hanya melihat tren. Pastikan juga menghitung modal, memahami operasional, dan memilih konsep usaha yang paling realistis dengan kondisi pasar Anda.

Call to Action

🔥 Mau Buka Usaha Minuman Teh Kekinian?
Jangan cuma jadi penonton. Saatnya pilih peluang usaha yang sesuai dengan modal dan target pasar Anda.

👉 Klik di sini untuk konsultasi gratis via WhatsApp:
CS portalinfofranchise

About Us

Kami adalah Portal Info Franchise, platform terdepan yang menyediakan informasi terpercaya dan peluang bisnis franchise terbaik di Indonesia. Berdiri dengan komitmen untuk membantu calon mitra menemukan dan memilih usaha franchise yang sesuai dengan kebutuhan dan minat mereka, kami telah menjadi mitra terpercaya bagi banyak pengusaha dalam memulai perjalanan bisnis mereka.

Most Recent Posts

PortalInfoFranchise.id adalah platform terpercaya yang menyediakan informasi lengkap dan terbaru seputar peluang kemitraan franchise di Indonesia, membantu Anda menemukan pilihan bisnis yang tepat untuk masa depan

Contact

admin@portalinfofranchise.id

+62895-394-77777-5

Lebak Bulus, Jakarta Selatan

© 2026 Portalinfofranchise.id